New Delhi Ibukota Paling Berpolusi di Dunia

New Delhi Ibukota Paling Berpolusi di Dunia

New Delhi telah mendapatkan predikat yang tidak menyenangkan menjadi kota palingtercemar di Bumi, karena kualitas udara telah mencapai proporsi yang sangat buruk. Pada 8 November 2017 lalu, polusi melonjak sangat tinggi sehingga beberapa stasiun pemantauan melaporkan Indeks Kualitas Udara 999, jauh di atas batas atas kategori terburuk, Berbahaya. (Alat kualitas udara ekstra sensitif di kedutaan AS mendapat pembacaan 1.010, seperti yang Anda lihat dalam bagan di bawah.)

Pada 15 Juni 2018 para pejabat New Delhi telah memerintahkan agar kegiatan konstruksi dihentikan selama dua hari untuk mengurangi polusi yang menyesakkan dan membuat kota itu diselimuti kabut asap dan debu, Associated Press melaporkan.

Kadar PM2,5, partikel sangat kecil yang dapat menyumbat paru-paru, melampaui angka 170 di New Delhi pada Jumat pagi 15 Juni 2018. Angka tersebut lebih dari enam kali lebih tinggi daripada kadar ambang aman yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Perintah untuk menghentikan konstruksi, yang dikeluarkan Kamis (14/6/2018) malam, muncul di tengah-tengah tiupan angin selama berhari-hari yang membawa kotoran dan debu di berbagai penjuru India Utara, sehingga menimbulkan lonjakan polusi di berbagai kota dan memaksa puluhan penerbangan dibatalkan.

Pemerintah India memiliki beberapa rencana yaitu menutup pembangkit listrik tenaga batu bara terakhir di Delhi dan baru-baru ini melarang penggunaan bahan bakar industri tertentu di dalam kota. Pada hari-hari ketika polusi melonjak, langkah-langkah lain akan menendang, seperti penghentian semua kegiatan konstruksi dan larangan truk memasuki Delhi.

Tetapi mengubah arus dalam perang melawan pencemaran akan tergantung pada upaya seperti yang sekarang berlangsung di negara bagian Punjab, pusat kekuatan pertanian India. Di sana, pihak berwenang terlibat dalam perlombaan untuk membujuk para petani agar tidak membakar ladang mereka, mendesak mereka untuk menghindari taktik yang murah dan efisien dalam menyiapkan lahan untuk panen berikutnya tetapi itu juga merupakan sumber utama pencemaran.

Untuk meminimalisir pencemaran yang masuk pada tubuh terutama pada air maka perlunya meminum air dengan kualitas tinggi, Jenis filter air RO merupakan teknologi penjernih air yang paling unggul jika dibandingkan tekhnologi yang lain. Dengan menggunakan tekhnologi RO ini, air hasil filtrasi dapat langsung diminum karena kualitas dari air yang dihasilkan mendekati murni. Menurut kegunaanya jenis filter air RO ini terbagi menjadi dua yakni RO untuk rumah tangga dan RO untuk industry. Keunggulan jenis filter air RO ini adalah tingkat penyerapannya dalam menyaring virus, kuman, serta bakteri dengan memanfaatkan tekhnologi khusus berupa membrane. Membrane pada tekhnologi RO ini memiliki ukuran 0,0001 mikron sehingga mampu menyaring bakteri, virus dan zat padat lainnya sampai volume terkecil sekalipun sehingga air akan benar – benar bersih.

Info lebih lengkap mengenai air RO bisa dilihat di tiwa.co.id

Sumber : Vox.com, washingtonpost.com