Sampah plastik dan logam berat menjadi ancaman serius bagi lautan Indonesia. Bahkan, dari hasil penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) disebutkan, produk ikan dan garam sudah tercemar plastik mikro.
Peneliti Kimia Laut dan Ekotoksikologi Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Reza Corodova mengatakan, dalam penelitihan bersama dengan akademisi Universitas Hassanudin, ditemukan kandungan plastik di perairan Pantai Utara Jawa seperti Kudus, Demak, dan Rembang.
“Sampah plastik sudah dalam kondisi darurat di laut Indonesia. Pemerintah dan masyarakat harus menyadari bahwa sampah plastik bisa menghancurkan lingkungan laut kita jika tidak ada gerakan kurangi sampah plastik,” ujar Reza, Senin (10/12) saat pelaksanaan pemaparan hasil penelitian kelautan Indonesia di Puspen Oseanografi LIPI, Ancol, Jakarta Utara.
Kepala LIPI Tri Laksana Handoko menyebutkan, penelitian Coremap Kelautan Indonesia sudah berlangsung sejak 1999 dan sudah memasuki tahap ketiga institusional dan berkembang dengan science industri 4.0.
“Kita terus melakukan riset mulai dari padang lamun, terumbu karang, dan mangrove dari aspek keilmuan untuk memberikan solusi terhadap berbagai masalah kelautan Indonesia,” ujar Tri.
Ia menyebutkan, pihaknya terus melakukan redistribusi SDM di organisasi LIPI yang akan diselesaikan pada Februari 2019 mendatang. Pihaknya akan melaksanakan simulasi internal untuk mengombinasikan berbagai penelitian lintas deputi di LIPI.
“Penelitian ke depannya akan diintegrasikan dengan Bappenas dan institusi lainnya dengan tolak ukur atau indikator yang lebih mudah dibaca apakah hasil penelitian berhasil memberikan solusi. Kami juga terus melakukan pendekatan dengan berbagai sumber pendanaan untuk riset jadi tidak terfokus pada loan dan anggaran,” tandasnya.
sumber: Beritasatu.com
PT. Tirtamakmur Wisesa Abadi (TWA) hadir untuk membantu kebutuhan air bersih di Indonesia, dengan proses Reverse Osmosis (RO), Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), atau desalinasi air laut yang akan mengubah air kotor, air laut, air payau, bau logam, berkerak, Asin menjadi air tawar dan air bersih. Silahkan hubungi nomor HP. 081337752620 atau nomor kantor pusat di Bali di Nomor 0361-4753988 untuk langsung berhubungan dan berdiskusi mengenai masalah air anda. Atau juga bisa melalui emai ke info@tiwa.co.id (tiwa.co.id)
Info harga filter air asin/payau
