Saat ini pencemaran air sudah menjadi masalah global yang membutuhkan perhatian khusus. Salah satunya krisis pencemaran air di Flint, Michigan, Amerika Serikat, yang dinobatkan sebagai kasus gawat darurat nasional oleh presiden Barack Obama sewaktu masih menjabat.
Kasus pencemaran air ini terkuak di pertengahan tahun 2015. Masalah dimulai ketika pemerintah kota Flint beralih pasokan air di tahun 2014 menggunakan sumber dari sungai Flint. Hampir segera, penduduk kota Flint mengeluh tentang kualitas air. Air terlihat coklat dan tercium bau menyengat. Barulah kemudian diketahui bahwa sungai Flint bersifat amat korosif.
Sungai Flint didapati melanggar Safe Drinking Water Act akibat tingginya kadar besi, timbal, E. coli, bakteri Total coliform, dan Total trihalomethanes (TTHM) dalam air di luar batas normal. TTHM adalah limbah hasil desinfektan yang terjadi saat klorin berinteraksi dengan biota organik dalam air. Beberapa tipe TTHM dikategorikan sebagai karsinogenik (penyebab kanker).
PT. Tirtamakmur Wisesa Abadi (TWA) hadir untuk membantu kebutuhan air bersih di Indonesia, dengan proses Reverse Osmosis (RO), Sea Water Reverse Osmosis (SWRO), atau desalinasi air laut yang akan mengubah air kotor, air laut, air payau, bau logam, berkerak, Asin menjadi air tawar dan air bersih. Silahkan hubungi nomor HP. 081337752620 atau nomor kantor pusat di Bali di Nomor 0361-4753988 untuk langsung berhubungan dan berdiskusi mengenai masalah air anda. Atau juga bisa melalui emai ke info@tiwa.co.id (tiwa.co.id)
